Menurutnya, pesawat ini awalnya terlihat di atas wilayah Gaza yang dikuasai Hamas. Israel kemudian mengawasi pesawat tersebut, hingga kemudian menembaknya setelah berhasil masuk selatan Israel hingga sejauh 55 kilometer.
Saat ini, dengan menggunakan helikopter, tentara tengah menyisir untuk mencari pesawat yang jatuh. Radio Militer Israel menyebutkan jika pesawat itu tidak membawa senjata apa pun.
Sementara Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan bahwa intersepsi jet tempur itu merupakan tindakan yang tepat dan efektif. "Kami menanggapi serius setiap tindakan yang mengganggu keamanan udara Israel dan akan melakukan tindakan yang tepat," katanya.
Lewat akun Twitter-nya, anggota parlemen Israel Miri Regez menyatakan bahwa pesawat itu adalah milik Iran yang diluncurkan oleh Hizbullah, mengingat sebelumnya kelompok tersebut pernah meluncurkan pesawat pengintai ke Israel.(Reuters/ADO)
Liputan6.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar yang membangun sopan dan baik, serta perhatikan Etika Berkunjung Disini terimakasih :)